Sabtu, 27 Maret 2010

open source

Beberapa definisi open source:

1. Bebas didistribusikan kembali
2. Menyertakan kode sumber.

3. Mengizinkan modifikasi dan pekerjaan yang merupakan turunan kode asli.

4. Integrasi dengan kode sumber dari pembuatnya.

5. Tidak ada diskriminasi terhadap orang atau grup.

6. Tidak ada diskriminasi terhadap suatu bidang usaha.

7. Memungkinkan distribusi lisensi tanpa perlu menerbitkan lisensi tambahan oleh pihak-pihak pendistribusi.

8. Lisensi tidak boleh spesifik terhadap suatu produk.

9. Lisensi tidak boleh membatasi perangkat lunak lain.

10. Lisensi harus netral terhadap teknologi.


Contoh perangkat lunak open source


system operasi (OS) : Linux dengan beberapa varian yaitu Mandriva Linux, Kubuntu, Ubuntu, Suse dan Fedora

Aplikasi Perkantoran : Open Office sebagai pengganti Microsoft Office. Gantt project digunakan sebagai pengganti Microsoft Project. Atau Gimp pengganti dari Adobe Photoshop. Thunderbird dapat digunakan sebagai alternatif Microsoft Outlook. Serta Xmind untuk menggantikan MindManager.


Kelebihan :

Gratis untuk pembelian lisensi

Untuk perawatan dan upgrade dapat dilakukan dengan konsultan local sehingga biaya bias ditakan karena tidak kontraktual khusus dengan perusahaan yang mengeluarkan lisensinya

Bila organisasi atau seseorang membeli produk dengan lisensi poen source maka produk tsb dapat dimodifikasi sendiri

Dapat dikelola,dikembnbgkan dan digunnakan bersama-sama

Menurunkan tingkat pembajakan


Kekurangan:

Jika terjadi kesalahan resikonya data dalam harddisk hilang


Kegunanan:

sebagai pengganti sumber tertutup (windows ataupun Microsoft office)sehingga biaya yang dikeluarkan relatif kecil atau bahkan Rp0,-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar